ZAT ADIKTIF DAN PSIKOTROPIKA

ZAT ADIKTIF DAN PSIKOTROPIKA

ZAT ADIKTIF dan PSIKOTROPIKA

NAMA : ……………………………………..

KELAS/NO :

HARI/TANGGAL :

Paraf  guru :

.

.

Zat adiktif adalah zat yang jika digunakan akan mempengaruhi tubuh pengguna dan menimbulkan efek ketergantungan.
Contoh zat adiktif adalah nikotin yang terdapat pada rokok, dan alkohol yang terdapat pada minuman keras.
Apa yang dimaksud dengan zat psikotropika?
Zat psikotropika adalah zat yang dapat mempengaruhi pikiran atau sistem saraf, menyebabkan perubahan aktivitas mental serta perilaku pengguna.
Rokok dan minuman keras.
Racun utama rokok adalah : tar, nikotin dan Karbon monooksida
Keterangan singkat :
Tar : dapat menyebabkan iritasi dan kanker paru-paru (sehingga menimbulkan batuk).
Nikotin : bersifat adiktif (menyebabkan ketagihan) dan dapat menaikkan tekanan darah serta denyut jantung.
Karbon monooksida (gas CO): dapat mengurangi suplai Oksigen atau mengurangi pengikatan Oksigen di dalam darah.
Minuman keras beralkohol bersifat adiktif. Alkohol menyebabkan :
• Terganggunya sistem saraf
• Penyakit jantung
• Rusaknya hati
• Kanker lidah dan kerongkongan
Zat psikotropika.
Zat psikotropika dapat digolongkan menjadi tiga :
stimulan, depresan , halusinopgen
Keterangan singkat :
• Obat stimulan : dapat merangsang sistem saraf dan membuat penggunanya selalu wasapada dan percaya diri.
Contoh stimulan : amfetamin, kokain, nikotin, kafein
• Obat depresan : dapat memperlambat kerja sistem saraf dan menurunkan tingkat kesadaran .
Contoh ; harbiturat, alkohol
• Obat halusinogen : dapat menyebabkan penggunanya berhalusinasi.
Contoh ; mariyuana.
Zat psikotropika yang berdapak negatif pada kesehatan.
• Heroin (untuk penghilang rasa sakit) yang digunakan melebihi dosis (overdosis) menyebabkan kematian.
• Barbiturat : dapat memberikan efek menenangkan, tidur lelap dan kematian.
• Kokain (untuk anestesi/pembiusan) bersifat stimulan terhadap sistem saraf biasanya diikuti oleh depresi,pemakaian berlebihan menyebabkan kematian.
• Morfin (penghilang rasa sakit) dapat menyebabkan rasa lesu, perasaan mengantuk, bingung dan gangguan pada sistem pernapasan, perasaan bahagian yang berlebihan (euforia).
• Ekstasi :menimbulkan perasaan selalu segar,penuh energi dan terjaga namun dalam jangka panjang menuimbulkan hilangnya daya ingat dan ketidakmampuan melakukan gerakan sederhana.

About Andreas Tjatur

Selamat datang di new water fall. Terima kasih telah mengunjungi website ini. God bless you.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s