bio kelas 8 MATERI 2 SISTEM GERAK (3 Sept s.d. 7 Sept.2012)

bio kelas 8 MATERI 2 SISTEM GERAK (3 Sept  s.d. 7 Sept 2012)

Bagian 2.a.

S I S T E M    G E R A K

 

 

A. FUNGSI RANGKA TUBUH

  • Sebagai alat gerak pasif
  • Menegakkan tubuh
  • Memberi bentuk tubuh
  • Melindungi organ-organ rubuh
  • Melekatnya otot
  • Pembentukan sel darah merah

 

 

B. TULANG

 

a.Tulang rawan dan tulang keras

 

). Menurut bahan pembentuknya, tulang dapat dibedakan menjadi tulang rawan (kartilago) dan tulang keras (= tulang/osteon)

1.Tulang rawan (kartilago)

Tulang rawan bersifat lentur, tersusun atas sel-sel tulang rawan (kondrosit) yang mensekresikan matriks (kondrin) berupa hialin atau kolagen.  Tulang rawan pada anak-anak  berasal dari mesenkim dengan kandungan kondrosit lebih banyak dari kondrin. Sebaliknya, pada orang dewasa kondrin lebih banyak dan  tulang rawan ini berasal dari selaput tulang rawan (perikondrium) yang banyak mengandung kondroblas (pembentuk kondrosit).Tulang rawan pada orang  dewasa antara lain terdapat pada cincin batang tenggorokan dan daun telinga.

Tulang rawan terdiri dari 3 jenis yaitu ;

  • Tulang rawan hialin :   bersifat halus, transparan, memiliki matriks homogen. Contohnya pada permukaan persendian dan dinding trakea
  • Tulang rawan elastis : bersifat lentur, matriksnya berserabut bercabang-cabang. Contohnya  pada ujung tulang hidung dan daun telinga
  • Tulang rawan fibrosa : bersifat kurang lentur, matriks berserabut kolagen. Contohnya  di antara ruas-ruas tulang belakang dan tulang rawan pada lutut (tendon dan ligamen)

2..Tulang keras (osteon)

Pembentukan tulang keras berawal dari kartilago (berasal dari mesenkim). Kartilago memiliki rongga yang akan terisi oleh osteoblas (sel-sel pembentuk tulang). Osteoblas membentuk osteosit (sel-sel tulang). Setiap satuan sel-sel tulang akan melingkari pembuluh darah dan serabut saraf membentuk sistem Havers. Matriks akan mengeluarkan zat kapur dan fosfor yang menyebabkan tulang menjadi keras.Proses pengerasan tulang disebut penulangan atau osifikasi.

Tulang keras atau osteon, berdasarkan matriksnya dibedakan menjadi ;

1.Tulang kompak yaitu  tulang keras yang memiliki matriks tulang yang rapat dan padat. Terdapat pada tulang pipa

2. Tulang spons yaitu tulang  yang matriks tulangnya tidak padat dan berongga-rongga.Terdapat pada tulang pipih dan tulang pendek.

Tulang Keras atau Osteon berdasarkan bentuknya, terbagi menjadi :

1.Tulang panjang (tulang pipa) : berbentuk panjang seperti pipa, contoh tulang paha, tulang betis
2.Tulang pipih : berbentuk pipih dan lebar, contoh tulang belikat, tulang dada
3.Tulang pendek : berbentuk silinder kecil (bulat pendek) , contoh ruas-ruas tulang belakang

b.Perkembangan tulang.

Tulang pipa terdiri atas 3 bagian yaitu dua   bagian epifise (bagian ujung) dan diantaranya adalah  diafise (bagian tengah )yang memanjang. Diantara epifisi dan diafisis terdapat cakra epifise . Bagian ini terdiri atas tulang rawan yang banyak mengandung osteoblas, yang secara berangsur -angsur mengalami perubahan menjadi osteosit (sel tulang).

Proses perkembangan tulang pipa

  • Daerah cakra epifise dapat tumbuh dan bertambah panjang  selama seseorang masih dalam pertumbuhan. Pada saat terjadi pertumbuhan dan perubahan pada volume atau massa tulang, sel-sel osteoklas sangat berperan untuk merombak membentuk rongga-rongga. Pada saat  pertumbuhan itu , rongga di dalam tulang pipa juga bertambah besar  dan tulang bertambah panjang. Sehingga secara bertahap tulang mengalami  osifikasi dan proses osifikasi terhenti pada usia tertentu.

C. Hubungan antar tulang

Hubungan antar tulang disebut artikulasi

Artikulasi terbagi atas 3 bentuk yaitu :

1. Sinartrosis yaitu hubungan  antar tulang yang tidak dapat dierakkan sama sekali.. Kedua ujung tulang dihubungkan dengan serabut jaringan ikat. Contohnya pada hubungan antar tulang tengkorak yang disebut sutura.

2. Amfiartrosis  : hubungan antara tulang yang masih memungkinkan terjadinya gerak yang  sangat terbatas. Kedua ujung tulang dihubungkan dengan jaringan tulang rawan Contohnya  hubungan antar tulang gelang panggul  dan hubungan tulang rusuk dengan tulang dada.

3. Diartrosis yaitu hubungan yang memungkinkan adanya gerakan yang cukup besar.

Macam-macam diartrosis (persendian)

a. Sendi peluru  : merupakan bentuk  hubungan  dua tulang  yang memungkinkan  tetrjadinya  gerakan ke segala arah (gerak bebas).
Contoh :gelang pinggul(hubungan antara tulang paha dengan tulang pinggul) dan gelang bahu (hubungan antara tulang lengan atas dengan tulang belikat)

b.Sendi engsel  : hubungan antara dua tulang yang  hanya memungkinkan  gerakan ke satu arah.
Contoh : siku, lutut., dan hubungan tulang ruas jari

c.Sendi putar : hubungan dua tulang yang memungkinkan tulang yang satu bergerak  mengitari ujung tulang lain.
Contoh : antara tulang tengkorak dengan tulang atlas

d.Sendi pelana : hubungan dua tulang yang kedua ujung tulang membentuk seperti pelana kuda.Gerakannya adalah ke depan dan ke belakang atau ke kiri dan ke kanan.
Contoh : sendi pada tulang ibu jari dengan telapak tangan.

e.Sendi geser : hubungan dua tulang yang memungkinkan  terjadinya sedikit gerakan.
Contoh : sendi pada  pergelangan tangan dan kaki

Perhatikan gambar persendian berikut ini

sendi engsel

sendi pelana

sendi peluru

.

D. S u s u n a n   R a n g k a   T u b u h

..

gambar rangka tubuh

..

 

 

Rangka tubuh manusia dapat dibedakan  menjadi tiga bagian utama, yaitu  tulang tengkorak,  tulang badan,  dan tulang anggota gerak

 

About Andreas Tjatur

Selamat datang di new water fall. Terima kasih telah mengunjungi website ini. God bless you.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s