Ringkasan Bio kelas 7 dan 8

..

BIOLOGI  KELAS VII   Bab 4

KERAGAMAN   PADA  

 S I S T E M    ORGANISASI     KEHIDUPAN

Sel adalah satuan (unit kehidupan) terkecil dari makhluk hidup .

Berdasarkan jumlah sel penyusunnya, makhluk hidup dibedakan menjadi 2 yaitu  organisme uniseluler (bersel satu) atau monoseluler dan organisme multiseluler  (bersel banyak).

Berdasarkan ada tidaknya membran inti (membran nukleus), makhluk hidup dibedakan menjadi  organisme eukariot (memiliki membran inti ) dan organisme prokariot  (tidak memiliki membran inti).

Istilah sel pertama kali ditemukan oleh Robert Hooke yang berhasil mengamati sel gabus dengan mikroskop buatannya.

Setiap sel mempunyai tiga  bagian pokok, yaitu (membran sel atau membran plasma atau selaput plasma), sitoplasma, dan organel-organel.

 

Membran sel  merupakan b a g i a n    t e r l u a r dari sel. Fungsi membran sel adalahn sebagai pelindung sel dan   mengatur keluar masuknya zat  dari dan ke dalam sel.

Sitoplasma adalah protoplasma  yang merupakan cairan kental (plasma) yang mengisi ruangan di dalam  sel. Selain sitoplasma,  sel juga mempunyai cairan yang terdapat di dalam nukleus yang disebut nukleoplsma.

Sel  mempunyai  berbagai o r g a n e l, antara lain nukleus, retikulum endoplasma, ribosom, mitokondria,lisosom, kompleks golgi (badan golgi), mikrofilamen, mikrotubuli, vakuola, plastidadinding sel  .

Perhatikan tabel perbandingan sel tumbuhan dan  sel hewan berikut ini

No

S e l    t u m b u h a n

 

S e l    h e w a n

1 Memiliki dinding sel yang tersusun atas  selulosa dan pektin  sehingga sel tumbuhan kaku Tidak memiliki dinding sel, sel bersifat elastis
2 Memiliki plastida/kloroplas untuk fotosintesis Tidak memiliki kloroplas
3 Tidak memiliki sentrosom (sentriol) Mempunyai sentrosom (sentriol) untuk mengatur arah pergerakan kromosom  pada saat  pembelahan sel
4 Vakuola sedikit dan berukuran besar Vakuola banyak dan berukuran kecil

(terdapat pada hewan bersel satu)5Cadangan makanan berupa zat pati (amilum)Cadangan makanan berupa glikogen, lemak

Perhatikan gambar sel tumbuhan dan gambar sel hewan berikut ini!

Keterangan tambahan tentang bagian-bagian sel/organel-organel sel yang penting.

NUKLEUS (INTI SEL) :

Nukleus (inti sel)  berfungsi mengatur  seluruh kegiatan sel,yaitu mengatur pembelahan sel dan perkembangan sel. Biasanya bentuk nukleus bulat. Di dalam nukleus terdapat kromosom. Kromosom merupakan benang-benang pembawa sifat keturunan.  Kromosom juga disebut benang-benang kromatin. Di dalam nukleus juga terdapat nukleolus (anak inti)

 R I B O S O M    berfungsi sebagai tempat sintesis protein (pembentukan protein)

M I T O K O N D R I A    berfungsi  untuk melakukan respirasi sel  atau respirasi aerob pernapasan sel  untuk mendapatkan energi.

KOMPLEKS GOLGI  ( B A D A N  G O L G I ) berfungsi sebagai alat pengeluaran

RETIKULUM ENDOPLASMA berfungsi berfungsi sebagai sekresi  (pembentukan) protein dan lemak

V  A  K  U  O  L  A merupakan rongga sel. Vakuola sel tumbuhan umumnya berukuran besar dan mengandung air dan zat yang terkandung di dalamnya. Vakuola pada sel hewan (hewan bersel satu, misalnya Paramaecium,  ada dua macam yaitu vakuola makanan berfungsi sebagai tempat pencernaan makanan dan vakuola berdenyut (vakuola kontraktil) berfungsi untuk pengeluaran (ekskresi)

PLASTIDA (KLOROPLAS) adalah zat warna hijau daun, mengandung pigmen klorofil untuk melakukan proses fotosintesis bagi sel tumbuhan.

SENTOSOM (SENTRIOL) berperan  dalam pembelahan sel hewan.

Sekelompok  sel yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama  disebut jaringan
Berbagai macam jaringan  yang bersama-sama melakukan

 tugas tertentu  membentuk organ

Organ-organ yang memiliki tugas yang sama membentuk sistem organ sehingga dari kumpulan organ (sistem organ) terbentuklan organisme)

Tingkat  organisasi kehidupan  secara berturut-turut  tersusun atas

SEL —  JARINGAN —  ORGAN — SISTEM ORGAN  —  ORGANISME

Keterangan tentang jaringan pada tumbuhan :

Jaringan meristem yaitu tersusun atas sel-sel yang selalu membelah diri. Jaringan meristem terdapat di ujung akar,  ujung batang dan kambium.

Jaringan epidermis yaitu jaringan yang melapisi  permukaan tubuh tumbuhan, baik pada akar,  batang dan daun.

Jaringan penyokong yaitu sel-sel yang dinding selnya mengalami penebalan sehingga menjadi keras, berfungsi sebagai penyokong/penguat.

Jaringan parenkim yaitu jaringan dasar yang terdapat  di antara jaringan-jaringan lainnya.   Di daun terdapat dua macam jaringan parenkim yaitu parenkim palisade ( jaringan tiang) dan parenkim spons (jaringan bunga karang).

Jaringan pengangkut terdiri dari 2 macam yaitu :

  • J a r i n g a n    f l o e m  atau pembuluh tapis  yaitu jaringan yang berfungsi untuk mengangkut hasil fotosintesis dari daun
  • J a r i n g a n    x i l e m  atau pembuluh kayu yaitu jaringan yang berfungsi  untuk mengangkut air dan garam-garam mineral.

 

 

 

O R G A N    T U M B U H A N

Organ adalah kumpulan dari beberapa jarngan  untuk melaksanakan fungsi tertentu.

Organ pada tumbuhan yaitu ; daun, akar, batang.

Daun :  Daun berfungsi untuk fotosintesis dan penguapan air.

Akar :  Akar mempunyai fungsi menempelkan  dan menancapkan tubuh tumbuhan dalam tanah serta menyerap air dan mineral.

Batang : berfungsi untuk menegakkan tumbuhan dan menghantarkan air dan  mineral dari akar ke daun, menghantarkan hasil fotosintesis  dari daun ke seluruh bagian tumbuhan

Jaringan pada hewan

Jaringan epitel :

Jaringan epitel adalah jaringan penutup atau pelapis  pada tubuh,baik pada permukaan luar tubuh (yaitu kulit) maupun pada permukaan dalam tubuh.

Jaringan otot :

Jaringan otot  berfungsi  sebagai alat gerak aktif karena otot bisa berkontraksi.

    Jaringan saraf :

Jaringan saraf adalah jaringan yang berfungsi   menerima

atau     meneruskan (menghantarkan) rangsangan.

     Jaringan ikat :

Jaringan ikat adalah  adalah jaringan yang menghubungkan bagian tubuh  dengan bagian

tubuh yang lain

Jaringan penyokong atau penunjang :

Jaringan penyokong atau penunjang merupakan jaringan yang terdiri dari  jaringan tulang

dan   jaringan tulang rawan. Jaringan penyokong berfungsi untuk  memberi bentuk tubuh,

melindungi tubuh, dan menguatkan tubuh.

Jaringan lemak :

Jaringan lemak merupakan penimbun cadangan lemak

Jaringan darah :

Jaringan darah mengedarkan zat-zat ke seluruh tubuh

Berbagai jaringan  yang bersatu dan menjalankan fungsi tertentu membentuk alat tubuh yang disebut organ. Organ-organ yang penting antara lain jantung, hati , ginjal , paru-paru, mata, telinga, usus halus dan lain-lain. Di dalam tubuh organ-organ akan bekerja sama satu dengan lainnya. Kumpulan organ-organ dengan sistem tertentu  disebut sistem organ.

Contoh sistem organ

Sistem pencernaan terdiri dari organ : mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, anus.

Sistem pernapasan (respirasi) terdiri dari  organ : rongga faring, laringtenggorokan, paru-paru

Sistem peredaran darah terdiri dari organ : jantung, pembuluh darah

Sistem  pengeluaran (ekskresi) terdiri dari organ : ginjal, kulit, paru-paru, hati.

 …


Bio  kelas    8    S I S T E M   P E R N A P A S A N

Pernapasan atau respirasi adalah pertukaran gas antara makhluk hidup (organisme) dengan lingkungannya .Pada manusia, organ pernapasan utamanya adalah paru-paru (pulmo) dan dibantu oleh alat-alat pernapasan lain. Jalur udara pernapasan untuk menuju sel-sel tubuh adalah :

Rongga hidungfaring (rongga tekak)laringtrakea (batang tenggorok)bronkusparu-parualveolussel-sel tubuh.

Alat Pernapasan Manusia

  1. Rongga hidung

Rongga hidung merupakan tempat pertama yang dilalui udara dari luar. Di dalam rongga hidung terdapat rambut-rambut dan selaput lendir yang berguna untuk menyaring udara, menghangatkan suhu udara yang masuk ke paru-paru, dan mengatur kelembaban udara.

  1. Faring

Dari rongga hidung, udara pernapasan menuju faring. Faring (rongga tekak) merupakan rongga pertigaan ke arah saluran pencernaan (esofagus), saluran pernapasan (batabng tenggorok), dan saluran ke rongga hidung.

  1. Laring (pangkal tenggorok)

Dari faring, udara masuk ke laring. Dalam laring, terdapat selaput suara (pita suara) yang ketegangannya diatur oleh serabut-serabut otot sehingga dapat mengatur tinggi rendah nada suara yang diperlukan. Keras lemahnya suara ditentukan oleh aliran udara yang melewati selaput suara. Pangkal tenggorokan dapat ditutup oleh katup pangkal tenggorokan (epiglotis).

  1. Trakea (batang tenggorok)

Trakea (batang tenggorok) berbentuk pipa yang terdiri dari gelang-gelang tulang rawan dengan panjang pipa sekitar 10 cm. . Dinding dalam trakea yang dilapisi selaput lendir yang sel-selnya bersilia (berambut getar) berfungsi untuk menolak debu atau benda-benda asing keluar.

e. Bronkus (cabang batang tenggorok)

Trakea bercabang menjadi dua bronkus, yaitu bronkus sebelah kiri dan sebelah kanan. Bronkus masuk ke dalam paru-paru. Di dalam paru-paru, bronkus membentuk cabang-cabang lagi disebut b r o n k i o l u s

  1. Paru-paru

Paru-paru terletak di rongga dada tepat di atas sekat diafragna. Diafragma adalah sekat rongga badan yang membatsi rongga dada dan rongga perut. Paru-paru kanan memiliki tiga belahan/lobus. Paru-paru kiri memiliki dua belahan /lobus. Paru-paru dibungkus oleh dua lapis selaput paru-paru disebut pleura. Di dalam paru-paru,bronkus sebelah kanan bercabang tiga. Sedangkan bronkus sebelah kiri bercabang dua.

g. Alveolus.

Di dalam bronkus , udara yang masuk ke cabang bronkus yang semakin halus lagi yang disebut b r o n k i o l u s. Bronkiolus berakhir sebagai gelembung-gelembung a l v e o l u s . Alveolus diselubungi oleh pembuluh darah kapiler tempat terjadinya difusi O2 dan CO2. Paru-paru manusia mempunyai 300 juta alveolus. Di alveolus inilah terjadi pertukaran gas antara Oksigen dan Karbondioksida. Oksigen yang diikat hemoglobin diedarkan oleh darah ke seluruh tubuh.

PROSES PERNAPASAN

Proses pernapasan pada manusia dapat dibedakan menjadi inspirasi atau pemasukan udara luar ke paru-paru dan ekspirasi atau pengeluaran udara dari paru-paru ke lingkungan luar. Di antara kedua proses tersebut terjadi pertukaran gas secara difusi.

Ada dua macam mekanisme pernapasan, yaitu pernapasan dada (pernapasan tulang rusuk) dan pernapasan perut (pernapasan diafragma).

Pernapasan dada.

Inspirasi

Pada saat inspirasi otot-otot antar rusuk berkontraksi (berkerut), sehingga tulang rusuk terangkat ke atas. Akibatnya volume rongga dada membesar, sehingga tekanan udara dalam rongga dada menurun, paru-paru mengembang, tekanan udara dalam rongga paru-paru menjadi lebih rendah dari tekanan udara atmosfir, dan akhirnya udara luar masuk ke dalam paru-paru.

Ekspirasi

Ekspirasi terjadi ketika otot-otot antar tulang rusuk relaksasi (kendor) ,maka rongga dada menyempit, tekanan udara dalam rongga dada naik, paru-paru terdesak dan akhirnya mengecil, tekanan udara dalam paru-paru naik lebih tinggi dari tekanan tekanan udara atmosfir, dan akibatnya udara keluar dari paru-paru.

Pernapasan perut

Inspirasi

Pada saat inspirasi, otot diafragma berkontraksi sehingga letaknya agak mendatar, sehingga rongga dada juga membesar.Membesarnya rongga dada menyebabkan paru-paru ikut membesar, akibatnya tekanan udara dalam paru-paru berkurang sehingga udara luar masuk.

 

Ekspirasi

Ekspirasi terjadi jika otot diafragma mengendur (relaksasi) kembali pada kedudukan semula, sehingga rongga dada mengecil dan paru-parupun ikut mengecil. Oleh karena volume paru-paru berkurang maka tekanan udara dalam paru-paru bertambah, akibatnya udara keluar

Pertukaran Oksigen dan KarbondioksidaPertukaran gas terjadi di dalam alveolus yang terdapat di dalam paru-paru. Pertukaran gas antara Oksigen dan Karbondioksida terjadi secara difusi. Di dalam eritrosit (sel darah merah ) terdapat hemoglobin (Hb) yang mengikat Oksigen untuk diedarkan oleh darah ke jaringan dan sel-sel tubuh. Sedangkan Karbondioksida masuk ke dalam alveolus secara difusi dan dikeluarkan pada saat kita menghembuskan napas
Frekuensi PernapasanPada umumnya setiap menit manusia melakukan pernapasan 15 – 20 per menit. Frekuensi pernapasan pria lebih kecil daripada frekuensi pernapasan wanita. Semakin tua umur seseorang , pernapasan semakin lamban. Semakin tinggi tubuh seseorang, pernapasan semakin cepat. Pernapasan orang yang berbaring lebih cepat daripada orang yang duduk atau berdiri. Orang yang sedang beristirahat pernapasannya lebih lambat daripada orang yang bekerja keras.

Secara umum faktor-faktor yang emmepengaruhi frekuensi pernapasan adalah :

Umur, jenis kelamin, posisi tubuh, suhu tubuh, kegiatan fisik.

Volume udara pernapasan

a. Udara tidal atau UT (udara pernapasan) :

adalah volume udara pernapasan yang keluar dan masuk pada pernapasan biasa (dalam keadaan normal).

b. Udara komplementer atau UK :

adalah udara yang dapat dimasukkan secara maksimal ke dalam paru-paru setelah inspirasi biasa.

c. Udara Suplementer atau Udara Cadangan atau UC :

adalah udara yang dapat dikeluarkan secara maksimal setelah ekspirasi biasa.

d. Udara Residu atau UR :

adalah udara yang tersisa dalam paru-paru atau tidak bisa keluar dari paru-paru setelah setelah ekspirasi sekuat-kuatnya.

e. Kapasitas Vital Paru-paru atau KV :

adalah udara yang dapat dihembuskan semaksimal mungkin setelah melakukan inspirasi maksimal , dengan kata lain Kapasitas Vital Paru-paru adalah jumlah udara tidal (udara pernapasan) ditambah dengan udara komplementer setrta udara cadangan .

f. Kapasitas Total Paru-paru atau KT :

adalah volume udfara yang tertampung secara maksimum di dalam paru-paru. Jadi Kapasitas Total Paru-paru adalah kapasitas vital paru-paru ditambah udara residu.

Kelainan dan penyakit pada sistem pernapasan

  • A s f i k s i = terga m mnya pengangkutan Oksigen ke sel-sel atau jaringan tubuh.
  • T B C (tuberculosis) = infeksi pada paru-paru yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis
  • B r o n k i t i s adlah peradangan pada bronkus atau bronkiolus
  • T o n s i l i t i s adalah peradangan pada tonsil
  • S i n u s i t i s adalah peradangan pada rongga hidung pada bagian atas
  • S A R S adalah penyakit saluran pernapasan akut yang disebabkan virus
  • A s m a adalah peradangan pada saluran pernapasan yang mengakibatkan penyempitan saluran pernapasan sehingga penderita sulit bernapas.
  • K a n k e r p a r u – p a r u dapat dipicu oleh polusi udara dan rokok tembakau ( 80%) karena asap rokok mengandung zat yang bersifat karsinogen (pemicu kanker)
  • T o n s i l i t i s adalah peradangan pada tonsil (amandel). Pembengkakan tonsil dapat menyebabkan penyempitan saluran pernapasan.

About Andreas Tjatur

Selamat datang di new water fall. Terima kasih telah mengunjungi website ini. God bless you.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s