PEMBAHASAN kelas 8 BIO OKE

Kelas 8

1. Kulitnya halus, kepala lebih besar dari bagian tubuhnya yang lain, sebagain tulang adalah tulang rawan, memutuuhkan nutrisiiuntuk perkembangan otak, tubuhnya masih lemah, belum ada ada keseimbangan, belum bisa berbicara

2. Ciri seks sekunder perempuan yaitu pinggul membesar, payudara membesar, kulit menjadi halus, tumbuh rambut di ketiak dan kemaluan, mulai menstruasi, tumbuh jerawat karena hormon seksnya (estrogen dan progesteron bekerja)

Ciri seks sekunder laki-laki yaitu dada bidang, tumbuh kumis dan jambang, tumbuh rambut di ketiak dan kemaluan,  mimpi basah (menghasilkan sperma) karena hormon seksnya yaitu testosteron aktif diproduksi.

3. ciri-ciri manula :

Terjadi proses penuaan dan kulit menjadi keriput,  kemampuan sel-sel tubuh menurun , pandangan (penglihatan) mulai kabur, pendengaran berkurang, otot-otot tubuh mulai melemah, penurunan fungsi organ-organ tubuh, tulang rapuh, wanita mengfalami menopause, pria meskipun menghasikan sperma tetapi kualitasnya menurun.

..


4. Tulang-tulang yang menyusun tengkorak belakang/bagian kepala

No Nama tulang jumlah bentuk
1 Tulang dahi 1 Tulang pipih
2 Tulang ubun-ubun 2 Tulang pipih
3 Tulang kepala belakang 1 Tulang pipih
4 Tulang baji 2 Tulang pipih
5 Tulang tapis 2 Tulang pipih
6 Tulang pelipis 2 Tulang pipih

5. .Tulang-tulang tengkorak wajah/muka

No Nama tulang jumlah bentuk
1 Tulang rahang atas 2 Tulang pipih
2 Tulang rahang bawah 2 Tulang pipih
3 Tulang pipi 2 Tulang pipih
4 Tulang langit-langit 2 Tulang pipih
5 Tulang hidung 2 Tulang pipih
6 Tulang air mata 2 Tulang pipih
7 Tulang lidah 1 Tulang pipih

6. Ruas-ruas tulang belakang (terdiri dari 33 ruas) yaitu :

  • 7 ruas tulang leher
  • 12 ruas tulang punggung
  • 5 ruas tulang pinggang
  • 5 ruas tulang kelangkang
  • 4 ruas tulang ekor

7. Tulang rawan hialin : halus, transparan, matriksnya homogen. Contohnya permukaan persendian dan dinding trakea

Tulang rawan elstis : lentur, matriksnya berserabut  bercabang, Contohnya : ujung hidung dan daun telinga

Tulang rawan fibrosa : kurang lentur, matriks berserabut kolagen, contohnya : terdapat pada antar ruas tulang belakang

8. Fungsi rangka tubuh :

  1. Sebagai alat gerak pasif
  2. Menegakkan tubuh atau penopang tubuh, contohnya tulang kaki yang menopang seluruh tubuh.
  3. Memberi bentuk tubuh, contohnya tulang tengkorak yang memberi bentuk pada wajah
  4. Melindungi organ-organ tubuh, contohnya tulang-tulang rusuk yang melindungi jantung dan paru-paru.
  5. Melekatnya otot, misalnya pada tulang kering menempel otot
  6. Pembentukan sel darah merah

9. Sendi mati adalah hubungan antara tulang yang tidak dapat digerakkan sama sekali. Contoh pada hubungan tulang tengkorak yang disebut sutura.

SUTURA

10. Sendi peluru = hubungan dua tulang yang memungkinkan  gerakan ke segala arah. Contoh sendi peluru ; gelang panggul ( tulang paha dengan tulang pinggul) dan  gelang bahu (tulang lengan atas dengan tulang belikat)

Sendi engsel = hubungan antara dua tulang yang hanya memungkinkan gerakan ke satu arah.Contoh sendi engsel : pada siku dan lutut

sendi engsel

Sendi putar = hubungan dua tulang yang memungkinkan  tulang yang satu bergerak mengitari  ujung tulang lain. Contoh sendi putar : tulang tengkorak dengan tulang atlas.

SENDI PUTAR

sendi putar

Sendi pelana = hubungan dua tulang yang kedua ujung  tulang membentuk seperti  pelana kuda. Gerakannya ke depan-belakang atau ke kiri-kanan.Contoh sendi pelana : tulang ibu jari dengan telapak tangan.

sendi pelana

11.

bagian HULU. Bagian BADAN dan bagian TAJU PEDANG

12. ELASTIS

13.   7 ruas

14.   12 ruas

15. TULANG PINGGUL, TULANG DUDUK, TULANG KEMALUAN (penyusun gelang panggul)

16. TULANG BELIKAT DAN TULANG SELANGKA (penyusun gelang bahu)

17. PELURU

GELANG BAHU

18. PUTAR

19. TULANG PENDEK

20.  tulang kompak dan tulang spons

21.  7 pasang

22.  3 pasang

23.  2 pasang

24. Sutura adalah hubungan antara tulang tengkorak

25. Sendi engsel adalah hubungan antara dua tulang yang memungkinkan gerakan ke satu arah. Contoh sendi engsel ; pada siku dan lutut

26. PIPA, PENDEK, PIPIH ( 3 bentuk tulang penyusun rangka tubuh)

27. PIPA

28. PENDEK

29. PIPIH

30. TENGKORAK, RANGKA BADAN, ANGGOTA GERAK

31. tengkorak KEPALA dan tekngkorak WAJAH/MUKA

32. gelang bahu, gelang panggul

33. Tulang anggota gerak terdiri dari lengan ( anggota tubuh bagian atas) dan tungkai/kaki (anggota tubuh bagian bawah)

34. PELURU

sendi peluru- gelang bahu

35.  PELURU

sendi peluru - gelang panggul

36 SENDI GERAK/DIARTROSIS

37. SINARTROSIS (sendi mati), AMFIARTROSIS (sendi kaku) dan DIARTROSIS (sendi gerak)

38. SENDI PELURU——–contoh sendi peluru : pada GELANG BAHU dan GELANG PANGGUL

..

..

..

OK pembahasan kelas 8

38. SENDI PELURU——–contoh sendi peluru : pada GELANG BAHU dan GELANG PANGGUL

39. SENDI ENGSEL————contoh sendi engsel : pada siku dan lutut

40.SENDI PUTAR————contoh sendi putar : hubungan antar tulang atlas dengan tulang tengkorak. Contoh sendi putar lainnya adalah hubungan antara tulang hasta dan pengumpil

41. SENDI PELANA————-contoh sendi pelana : hubungan antara  pergelangan tangan dengan tulang ibu jari.

42. TITIK TUMBUH SEKUNDER atau JARINGAN KAMBIUM

43.KAMBIUM

44. TITIK TUMBUH PRIMER

45. KUANTITATIF (dapat diukur), IRREVERSIBEL (tak bisa kembali), PERBANYAKAN DAN  PENAMBAHAN UKURAN SEL

46. kecoa dan jangkrik

47. TELUR—NIMFA—IMAGO (DEWASA)

48. kupu-kupu, lalat, nyamuk, lebah, kumbang

49. TELUR—LARVA—PUPA (KEPOMPONG)—IMAGO (DEWASA)=metamorfosis sempurna

50. ubur-ubur

51. tumbuhan lumut dan tumbuhan paku

52. pergiliran keturunan dari fase generatif (gametofit) ke fase vegetatif (sporofit) yang terjadi pada daur hidup tumbuhan lumut dan paku.

53. PROTONEMA——————PROTALIUM

54. GEN/GENETIS/HEREDITAS  dan HORMON

55. CAHAYA, SUHU (temperatur), KELEMBAPAN, NUTRISI (zat hara)

56. Pertumbuhan tanaman di tempat gelap dimana memiliki batang yang lebih tinggi daripada di tempat yang terang, tetapi rapuh dan pucat daunnya.

57. FILOKALIN, ANTOKALIN, RIZOKALIN, KAULOKALIN

58. merangsang pembentukan daun

59. merangsang pembentukan bunga

60. merangsang pembentukan akar

61. merangsang pembentukan batang

62. Mempercepat kegiatan pembelahan sel pada titik tumbuh, merangsang pembentukan bunga dan buah , merangsang perpanjangan sel

63. Menyebabkan pertumbuhan raksasa pada tumbuhan, terbentuknyaa buah tidak berbiji, mempengaruhi perkembangan  embrio dan kecambah, menyebabkan tanaman berbunga sebelum waktunya, merangsang aktivitas kambium

64. Menutup bagian jaringan tumbuhan yang luka

65. MORULA

66. BLASTULASI———–BLASTULA

67. GASTRULASI————GASTRULA

68. BLASTULA

69. GASTRULA

70. EKTODERM, MESODERM, ENDODERM

71. LAPISAN DALAM (ENDODERM)

72. LAPISAN TENGAH (MESODERM)

73. LAPISAN LUAR (EKTODERM)

74. OVARIUM—————–TESTIS

75. OVULASI

76. PUBERTAS

77. ENDOMETRIUM (LAPISAN DINDING RAHIM

BAGIAN DALAM)

78. MENOPAUSE

79. AMNION—————-KORION

80. PLASENTA

81. SPERMA

82. TESTOSTERON

83. OVULASI

84. ESTROGEN dan PROGESTERON

85. SPERMATOGENESIS————————OOGENESIS

About Andreas Tjatur

Selamat datang di new water fall. Terima kasih telah mengunjungi website ini. God bless you.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s