PEMBAHASAN kelas 8

PEMBAHASAN LAT UKK KELAS 8

1)    MENGIKAT OKSIGEN / MENGANGKUT OKSIGEN

2)    MEMBUNUH KUMAN PENYAKIT

3)    TIDAK BERTINTI, BULAT PIPIH DAN CEKUNG DI BAGIAN TENGAH, MENGANDUNG HEMOGLOBIN

4)    BERINTI, BENTUK TIDAK TETAP, MEMBUNUH KUMAN PENYAKIT

5)    PROSES PEMBEKUAN DARAH

6)    MENINGGALKAN

7)    MENUJU

8)    TERASA , TIDAK TERASA

9)    TERSEMBUNYI AGAK KE DALAM,  DEKAT PERMUKAAN TUBUH

10)                       KATUP BIKUSPIDALIS . KATUP TRIKUSPIDALIS DAN KATUP SEMILUNARIS.

11)                       SERAMBI KANAN, SERAMBI KIRI, BILIK KANAN DAN BILIK KIRI

12)                       JANTUNG (BILIK KANAN) – PARU-PARU – (JANTUNG)SERAMBI KIRI

13)                       JANTUNG (BILIK KIRI) – AORTA – ARTERI- SELURUH TUBUH (JARINGAN TUBUH)-VENA KAVA – JANTUNG (SERAMBI KANAN)

14)                       AORTA – SELURUH TUBUH

15)                       SERAMBI KANAN

16)                       PENYAKIT KEKURANGAN DARAH (SEL DARAH MERAH/HEMOGLOBIN)

17)                       PENYAKIT TEKANAN DARAH TINGGI

18)                       PENYAKIT KANKER DARAH YANG DISEBABKAN PRODUKSI LEUKOSIT YANG MELEBIHI NORMAL

19)                       MENGANGKUT AIR DAN MINERAL DARI TANAH KE DAUN

20)                       MENGANGKUT HASIL FOTOSINTESIS DARI DAUN KE SELURUH TUBUH

21)                       TERATUR

22)                       TERSEBAR

23)                       2-4-5-KELIPATANNYA (DIKOTIL) – 3-KELIPATANNYA (MONOKOTIL)

24)                       MEMPERLUAS BIDANG PENYERAPAN AIR DAN MINERAL DARI TANAH

25)                       EPIDERMIS-KORTEKS-ENDODERMIS- SILINDER PUSAT

26)                       MELINDUNGI JARINGAN DI BAWAHNYA

27)                       PENYIMPAN CADANGAN MAKANAN

28)                       MENGANTUR MASUKNYA AIR DAN MEINERAL KE XILEM (SILINDER PUSAT)

29)                       MELINDUNGI BAGIAN UJUNG AKAR

30)                       MENYERAP AIR DAN MINERAL –    MELEKATKAN TUMBUHAN KE TANAH –  MENYIMPAN CADANGAN MAKANAN – PERKEMBANGBIAKAN TUMBUHAN

31)                       MENYANGGA DAUN, BUAH, BUNGA DAN MEMPERKOKOH BERDIRINYA TANAMAN –SEBAGAI JALANNYA AIR DAN MINERAL (MELALUI XILEM) DAN HASIL FOTOSINTESIS (MELALUI FLOEM)

32)                       FOTOSINTESIS- TRANSPIRASI (PENGUAPAN) DAN RESPIRASI (PERNAPASAN)

33)                       PERNAPASAN (PERTUKARAN GAS) DI DAUN

34)                       PERNAPASAN (PERTUKARAN DAUN) DI BATANG

35)                       KUTIKULA-EPIDERMIS ATAS DAN EPIDERMIS BAWAH- JARINGAN PALISADE – JARINGAN SPONS- JARINGAN PENGANGKUT (XILEM-FLOEM) DAN STOMATA

36)                       PALISADE

37)                       KELOPAK-MAHKOTA- BENANG SARI – PUTIK

38)                       BUNGA YANG MEMILIKI BENANG SARI

39)                       KEPALA SARI DAN TANGKAI SARI

40)                       BUNGA YANG MEMILIKI PUTIK

41)                       KEPALA PUTIK- TANGKAI PUTIK – BAKAL BUAH

42)                       BUAH YANG TERBENTUK DARI BAKAL BUAH. CONTOH ; MANGGA, ALPUKAT

43)                       BUAH YANG TERBENTUK DARI BAKAL BUAH DAN BAGIAN-BAGIAN LAIN DARI BUNGA. CONTOH ;  APEL ,  JAMBU MEDE

44)                       BUAH YANG DIBENTUK OLEH SATU BAKAL BUAH. CONTOH ; MANGGA

45)                       BUAH YANG  DIBENTUK OLEH BANYAK BAKAL BUAH DARI BANYAK BUNGA. CONTOH ; NANAS

46)                       BUAH YANG DIBENTUK OLEH BANYAK BAKAL BUAH DARI SATU BUNGA. CONTOH ; SIRSAK

47)                       JERUK

48)                       TEMBAKAU

49)                       KENTANG

50)                       JAGUNG

51)                       ANGGREK

52)                       PROSES PEMBENTUKAN BAHAN ORGANIK (GLUKOSA ATAU KARBOHIDRAT) DARI ZAT-ZAT ANORGANIK (AIR DAN KARBONDIOKSIDA) DENGAN BANTUAN CAHAYA MATAHARI DAN KLOROFIL

53)                       PALISADE

54)                       MEMBRAN  (MEMBRAN GANDA)- GRANA(TERDAPAT KLOROFIL/TEMPAT REAKSI TERANG) DAN STROMA (TEMPAT REAKSI GELAP).

55)                       UDARA –  TANAH – MATAHARI

56)                       GLUKOSA/ AMILUM / KARBOHIDRAT

57)                       REAKSI TERANG DAN REAKSI GELAP

58)                       REAKSI TERANG- REAKSI GELAP

59)                       GRANA

60)                       STROMA

61)                       AIR (H2O) – HIDROGEN DAN OKSIGEN

62)                       PENGIKATAN KARBONDIOKSIDA

63)                       REAKSI FOTOLISIS (CIRI PENTING REAKSI TERANG)

64)                       REAKSI FIKSASI CO2 (CIRI PENTING REAKSI GELAP)

65)                       CO2 + H2O cahaya matahari/ klorofil  C6H12O6 + O2

66)                       OKSIGEN

67)                       AMILUM – YODIUM/LUGOL

68)                       MEMATIKAN SEL-SEL DAUN

69)                       MELARUTKAN KLOROFIL

70)                       AMILUM

71)                       GELAP

72)                       TERANG

73)                       TERANG  – GELAP

74)                       F   BLACKMAN

75)                       ROBERT MEYER

76)                       KEMAMPUAN ORGANISME/MAKHLUK HIDUP MENANGGAPI SUATU RANGSANGAN

77)                       ARAH GERAK AKAR NAPAS TUMBUHAN BAKAU

78)                       TERMONASTI

79)                       KLOROFIL

80)                       FOTOTAKSIS

81)                       TIGMONASTI/SEISMONASTI

82)                       MMMM

83)                       KADAR KARBONDIOKSIDA ; APABILA KADAR KARBOBNDIOKSIDA DITINGKATKAN MAKA LAJU FOTOSINTESIS JUGA MENINGKAT

84)                       GERAK   TUMBUHAN YANG DIPENGARUHI OLEH RANGSANGAN DARI LUAR TUBUH TUMBUHAN,  TERDIRI DARI  GERAK NASTI, GERAK TROPISME DAN GERAK TAKSIS

85)                       GERAK  TUMBUHAN YANG TIDAK DIKETAHUI PENYEBABNYA  ATAU YANG

DIPENGARUHI OLEH FAKTOR DALAM DARI TUMBUHAN

86)                        

GERAK NASTI GERAK TROPISME GERAK TAKSIS
GERAK NASTI adalah gerak bagian tubuh tumbuhan  sebagai tanggapan  Terhadap rangsagan dari luar  yang tidak dipengaruhi oleh arah datangnya rangsangan GERAK TROPISME adalah gerak  bagian tubuh tumbuhan sebagai tanggapan terhadap rangsangan dengan arah gerak yang ditentukan oleh  rangsangan itu GERAK TAKSIS adalah gerak pindah tempat yang dilakukan oleh organisme atau bagian dari tumbuhan
TIDAK BERPINDAH TEMPAT TIDAK PERPINDAH TEMPAT BERPINDAH TEMPAT
SEBAGIAN TUBUH SEBAGIAN TUBUH SELURUH BAGIAN TUBUH

 

87)                       CONTOH TAKSIS ;

 FOTOTAKSIS adalah Gerak taksis yang dipengaruhi oleh rangsangan cahaya         Gerak kloroplas menuju sisi sel yang terkena cahaya

Gerak ganggang hijau (Euglena) ke

arah cahaya

KEMOTAKSIS adalah Gerak taksis yang dipengaruhi oelh rangsangan zat kimia    Gerak sel sperma menuju pada sel telur karena ovum mengeluarkan zat kimia pada peristiwa pembuahan (fertilisasi), pada tumbuhan lumut dan tumbuhan paku.

88)                       CONTOH TROPISME

FOTOTROPISME    Gerak tropisme yang disebabkan rangsangan cahaya      Gerak tumbuh ujung batang kea rah cahaya.  CONTOH LAIN ; GERAK MEKARNYA BUNGA MATAHARI KE ARAH CAYAHA MATAHARI

GEOTROPISME       Gerak tropisme yang disebabkan

Rangsangan gaya tarik bumi

(Gravitasi)   Gerak tumbuh ujung akar ke pusat bumi

(geotropism positif)

Gerak akar napas tumbuhan bakau

(geotropism negative)

TIGMOTROPISME

Gerak tropisme yang disebabkan rangsangan sentuhan sehingga sulur (bagian tumbuhan) membelit/ melilit  Gerak membelit atau melilitnya sulur  (tanaman anggur atau tanaman ketimun)tumbuhan pada batang kayu di dekatnya

HIDROTROPISME  Gerak tropisme yang disebabkan rangsangan air  Gerak tumbuh ujung akar menuju ke  tempat yang basah

KEMOTROPISME   Gerak tropisme yang disebabkan rangsangan zat kimia Gerak akar  menuju zat makanan (kemotropisme positif)

Gerak akar menjauhi racun(kemotropisme negative)

89)                       CONTOH NASTI ;

TIGMONASTI

atau

SEISMONASTI         Gerak nasti yang rangsangannya adalah sentuhan           Gerak menutupnya daun putri malu (Mimosa pudica) karena sentuhan

Gerak tumbuhan venus menangkap serangga

NIKTINASTI  Gerak nasti yang rangsangannya adalah  suasana gelap (sore/malam)            Gerak menutupnya daun-daun majemuk tumbuh-tumbuhan polong-polongan , seperti, lamtoro, kembang merak. Juga tumbuhan blimbing

FOTONASTI Gerak nasti yang rangsangannya adalah  cahaya   Gerak membuka dan menutupnya  bunga pukul empat (Mirabilis jalapa)

NASTI KOMPLEKS  Gerak nasti yang disebabkan oleh factor-faktor cahaya, suhu, zat kimia dan air           Gerak membuka dan menutupnya stomata

TERMONASTI         Gerak nasti yang disebabkan  oelh rangsangan suhu       Mekarnya bunga tulip di musim semi

90)                       GERAK BAGIAN TUMBUHAN YANG DISEBABKAN OLEH PERUBAHAN KADAR AIR

 

 

About Andreas Tjatur

Selamat datang di new water fall. Terima kasih telah mengunjungi website ini. God bless you.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s