Bio kelas 8 Ringkasan Materi dan pembahasan Lat (15 April 2014)

Hama dan Penyakit pada tanaman
Nama :…………………………………………
Kelas/no : VIII- /
Tanggal :
Paraf guru :

 

 

Ringkasan Materi
Hama adalah hewan yang merusak tanaman atau hasil tanaman karena aktivitas hidupnya. Contohnya : hama wereng.
Contoh hama :
• Ulat penggerek (Tryporyza innotata) merusak tanaman padi.
• Wereng coklat (Nilaparvata lugens) menyerang tanaman padi.
• Kutu loncat merusak tanaman lamtoro
• Ulat kupu artona merusak tanaman kelapa.
• dll
Penyakit pada tanaman adalah gangguan pada tanaman yang disebabkan oleh mikroorganisme (virus, bakteri, protozoa dll).
Contoh penyakit :
• CVPD=Citrus Vein Phoem Degeneration). Penyakit disebabkan virus, menyerang tanaman jeruk;
• TMV=Tobacco Mosaic Virus. Penyakit disedabkan virus menyerang tanaman tembakau
• Penyakit rebah kecambah disebabkan jamur Pythium.
• Phytophtora infestans , jamur yang menyerang tanaman kentang.
• Pseudomonas cattleyas, bakteri yang menyerang tanaman anggrek.
• Ustilago maydis, jamur yang menyerang tanaman jagung
Langkah-langka yang harus dilakukan agar tumbuhan tidak terserang penyakit diantaranya adalah dengan penggunaan pestisida. Penggunaan pestisida dapat dilakukan berdasarkan pertimbangan hal-hal berikut :
• Pestisida biologi disesuaikan dengan jenis hama yang menyerang.
• Pestisida harus selektif yaitu untuk hama atau penyakit yang menyerang jenis tanaman tertentu.
• Formulasi pestisida harus sesuai , misalnya hama yang masuk ke dalam bunga kurang cocok jika digunakan penyemprotan, namun lebih efektif jika berbentuk kabut sehingga mudah masuk ke dalam bunga.
• Pestisida sistemik akan lebih efektif karena larva yang baru menetas akan makan daun, maka akan matiu karena bahan aktif yang ada tumbuhan akan meracubi hama tersebut.

 

PENGENDALIAN/PEMBERANTASAN HAMA
Secara kimiawi
Dengan menggunakan zat kimia pembasmi hama yaitu pestisida.
Contoh pestisida :
• Insektisida : untuk memberantas serangga
• Larvasida : untuk memberantas larva (ulat)
• Fungisida : untuk membrantas jamur
• Algasida : untuk memberantas ganggang.
DAMPAK NEGATIF PESTISIDA
• Menyebabkan kematian hewan lain yang sebenarnya bermanfaat bagi manusia.
• Jika masuk dalam bahan makanan dapat bersifat racun.
• Dapat merusak keseimbagan ekosistem (alam)
SECARA BIOLOGI
Menggunakan predator alami atau makhluk hidup pemangsa hama tanaman.
Contohnya :
• Ulat kupu artona dimangsa lebah.
• Kutu loncat dimangsa semut rangrang
• Tikus dimangsa burung hantu.
• Gulma diberantas dengan kutu daun
Gulma adalah ta naman pengganggu tanaman budidaya. Biasanya gulma tumbuh liar dan berkembang pesat sehingga tanaman budidaya terhambat dan menyebabkan kerugian .
Cara memberantas gulma :
• Cara tradisional dengan mencabuti secara langsung
• Cara modern dengan menggunakan pestisida.
Selain diberantas dengan cara- cara yang diatas, dapat pula di berantas dengan memutus daur hidupnya, misalnya sebagai berikut:
a. Mengatur putaran tanam ( rotasi tanaman), jagung- padi- kedelai, dan seterusnya
b. Menanam padi varietas unggul tahan wereng ( VUTW )
c. Mengkarantinakan hewan, buah- buahan, dan buji- bijian yang di impor dari negara
lain
d. Menyebarkan serangga jantan mandul hasil radiasi untuk menghambat
perkembangbiakan hama serangga

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Seputar USEK ipa-bio kelas IX pembahasan lat

Seputar USEK dan UN IPA biologi

USEK IPA  dan UN adalah materi SKL  (skl meliputi kelas 7,8,9 )

LATIHAN USEK BIOLOGI KELAS IX

1.      Mawar berwarna merah disilangkan dengan mawar putih menghasilkan keturunan (F1) mawar berwarna merah. Jika keturunan F1 disilangkan sesamanya, maka jawab pertanyaan di bawah ini

a.       Buat bagan persilangan hingga F2

b.      Tuliskan perbandingan fenotif F2

c.       Tuliskan perbandingan genotif F2

d.      Jika keturunan  F2 sebanyak 500 batang, hitunglah berapa batang mawar yang berwarna putih.

2.      Semangka bulat warna kuning (BBKK) dsilangkan dengan semangka lonjong warna merah (bbkk). Jika keturunan F1 dihasilkan semangka bulat berwarna kuning kemudian F1 disilangkan sesmanya menghasilkan keturunan F2 sebanyak 640 batang

a.       Buat bagan persilangan hingga F2

b.      Tuliskan perbandingan fenotif F2

c.       Tuliskan perbandingan genotif F2

d.      Hitunglah berapakah banyaknya tanaman semangka bulat warna kuning yang bergenotif BbKk.

e.       Berapa banyak tanaman seamangka lnjong warna merah (bbkk).

3.      Kacang kapri berbiji bulat  (BB) disilangkan dengan kacang kapri berbijj keriput (bb) menghasilkan kacang kapri berbij bulat (Bb). F1 disilangkan sesamanya  dan menghasilkan keturunan F2  sebanya 200 baang

a.       Buat bagan persilangan hingga F2

b.      Tuliskan perbandingan fenotif F2

c.       Tuliskan perbandingan genotif F2

d.      Hitunglah berapa batang kacang kapri  biji bulat heerozigot?

4.      Tuliskan 5 mikroorganisme yang digunakan dalam bioteknologi dan kegunaannya  dalam bentuk tabel.

5.      Tuskan dalam bentuk tabel perbedaan adaptasi fisiologi  ikan yang hidup di air tawar  dengan ikan yang hidup di air laut (5 perbedaan)

6.      Tulislah 7 perbedaan bioteknologi konvensioal dan bioteknologi modern dalm bentk tabel

7.      Tulskan ciri-ciri dari kultur jaringan

Pembahasan lat

1

1.          (a)  P1              MM           X             mm

                              Merah                     putih

           G1                M                           m

        F1                               Mm

                                       Merah

        P2             F1                 x                F1

                        Mm                              Mm

                    Merah                           merah

     G2        M  dan m                    M dan m

     F2

M

m

M

MM

merah

Mm

merah

m

Mm

merah

Mm

putih

(b) perbandingan fenotif  F2

                               Merah : putih  =   3  :  1

(c)  Perbandingan genotif F2

                               MM  :  Mm  :   mm   =  !  :  2  :  1

(d)  Yang berbatang putih  ¼  X  500 =   125

(pada soal tersebut  terjadi sifat dominan penuh, bukan intermediet. Jika  ada intermediet, keturunan  F1 pasti merah muda, sehingga perbandingan fenotif F2  berbeda

No 2 (a)

 

P1 :         

               Bulat kuning   ><    lonjong merah

               (BBKK)                  (bbkk)

 

G1Gamet:           BK                       bk

 

F1 :                             BbKk

 

P2 :              F1            ><     F1

 

                  (BbKk)                (BbKk)

             Bulat kuning            bulat kuning

 

G2Gamet :       BK                    BK

                    Bk                      Bk

                    bK                      bK

                    bk                        bk

F2 :

Gamet

BK

Bk

bK

bk

BK

BBKK

Bulat

kuning

BBKk

Bulat

kuning

BbKK

Bulat

 kuning

BbKk

Bulat

kuning

Bk

BbKK

Bulat

kuning

BBkk

Bulat

merah

BbKk

Bulat

kuning

Bbkk

Bulat

merah

bK

BbKk

Bulat

kuning

BbKk

Bulat

kuning

bbKK

lonjong

kuning

bbKk

lonjong

kuning

bk

BbKk

Bulat

kuning

Bbkk

Bulat

merah

bbKk

lonjong

kuning

bbkk

lonjong

merah

 

 

(b) perbandingan fenotif

  Bulat-kuning   :   bulat –merah   :   lonjong –kuning   :   lonjong merah    =

 9 : 3 : 3  : 1

 

(c)

Perbandingan genotif

BBKK : BBKk  : BbKK  : BbKk  : BBkk  : Bbkk  : bbKK  :  bbKk  :  bbkk  =

1 : 2  : 2  : 4  :  1  :   2  : 1  :  2  :  1

 

(d)  semangka lonjong merah bbkk)

=    1/16   x   640  = 40

No 3

P1 :           (BB)           x    (bb)      

                 Biji bulat          biji keriput

 

G1Gamet:        B              x     b

 

F1                             Bb

                               Bulat

 

 

P2              F1           x            F1

                 Bb                           Bb

               Biji bulat               Biji keriput

 

G2         B dan b                 B dan b

 

 

F2

 

Gamet

B

b

B

BB

Bb

B

Bb

bb

 

 

 

(b)

 

Perbandingan Fenotipe :

Bulat     :  keriput

  3         :    1

 

 

(c)

 

Perbandingan Genotipe :

BB   :   Bb   :  bb

 1     :     2    :   1

 

 

 

(d) Yang bulat heterozigot  =  Bb   = ½  x   200 =  100

 

Perbedaan adaptasi ikan air laut dan ikan air tawar

ADAPTASI

IKAN  AIR  LAUT

ADAPTASI

IKAN AIR TAWAR

1

Banyak minum

 Sedikit  minum

2

Air masuk ke jaringan secara osmosis melalui usus

Air dieskresikan  melalui ginjal secara berlebihan  juga diekskresikan melalui insang  dan saluran pencernaan

3

Sedikit mengeluarkan urine

Banyak mengeluarkan urine

4

Pengeluaran air terjadi secara osmosis

Pengambilan  air terus menerus  dengan osmosis

5

Garam –garam dikeluarkan secara aktif melalui insang

Garam-garam diabsorpsi  secara aktif melalui insang

..

no 6

Perbedaan bioteknologi konvensional dan bioteknologi modern

No

Pembeda

Bioteknologi

konvensional

Bioteknologi

modern

1

Prinsip

Yang digunakan

1. Tanpa Metode ilmiah/diwariskan secara turun-temurun

1. Dengan metode ilmiah

2

Teknik yang diterapkan

2. fermentasi

2. Rekayasa genetika/ DNA rekombinan/penyisipan gen

3

Yang melakukan/pelaksana

3. Orang biasa

3. Ilmuwan yang terlatih

4

Peralatan yang digunakan

4. Alat sederhana

4. Alat modern/canggih

5

Jumlah produksi

5. Jumlah besar

5. Jumlah kecil

6

Contoh produk

6. Kecap, tempe, oncom, tape

6. Insulin, antibiotik, vaksin, tumbuhan transgenik

7

Organisme  yang digunakan

7. mikroorganisme

7. Selain mikroorganisme, juga menggunakan bagian tubuh organisme seperti DNA, gen dan jaringan tubuh

no 7  Kultur jaringan tumbuhan adalah suatu cara reproduksi tumbuhan secara aseksual dengan cara menumbuhkan bagian  tertentu dari tumbuhan pada  media nutrien buatan  hingga tumbuh menjadi tanaman sempurna. Kultur jaringan menggunakan prinsip totipotensi.  Totipotensi adalah kemampuan setiap sel/jaringan,  darimana saja sel tersebut diambil,  bila diletakkan dalam lingkungan (nutrien) yang sesuai akan dapat tumbuh menjadi tanaman sempurna.

-kultur jaringan  menghasilkan tanaman baru dalam jumlah banyak dalam waktu singkat

-tanaman yang dihasilkan sifatnya identik dengan induknya

-dapat digunakan untuk konservasi tumbuhan langka

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Bioteknologi – ringkasan bio kelas 9

.

image006

Ringkasan Materi :

 

  1. I.      Pengertian Bioteknologi

Bioteknologi adalah pemanfaatan prinsip-prinsip ilmiah dalam menggunkan organisme untuk menghasilkan produk dan jasa untuk memenuhi keabutuhan manusia.

 

  1. II.    Penggolongan Bioteknologi

Berdasarkan tingkat kerumitan dalam pelaksanaan proses bioteknologi, bioteknologi dapat dibedakan menjadi dua yaitu :

1. Bioteknologi Konvensional

Bioteknologi konvensional merupakan bioteknologi yang memanfaatkan mikroorganisme (bakteri dan jamur) melalui proses fermentasi. Fermentasi adalah proses pemecahan glukosa  pada bahan makanan oleh mikrobia. Bioteknologi konvensional memiliki beberapa karakteristik antara lain sebagai berikut :

  1. Jumlah produk yang dihasilkan dalam jumlah sedikit
  2. Hanya menerapkan teknologi sederhana
  3. Prosesnya relative belum steril sehingga kualitas hasilnya belum terjamin

Penerapan bioteknologi konvensional di bidang pangan, antara lain           :

No

Mikroorganisme

Bahan

Produk

Peranan mikrobia

1. Lactobacillis bulgaricus

Susu

Yogurt

Mengubah gula susu (maltose) menjadi asam susu (asam laktat)
Streptococcus thermophillus
2 Propioni bacterium

Susu

Keju

Mengubah gula susu (maltose) menjadi asam susu (asam laktat)
3 Streptococcus lactis

Susu

Mentega

Mengubah gula susu (maltose) menjadi asam susu (asam laktat)

 

 

4 Saccharomyces cereviceae

Singkong

Tepung terigu

Tapai/tape

Roti

Memecah glukosa singkong menjadi asam asetat, alkohol, dan CO2
5 Rhizopus sp.

Kedelai

Tempe

Mengubah protein kompleks kedelai menjadi asam amino
6 Aspergillus oryzae

Kedelai

Kecap

Mengubah protein kompleks kedelai menjadi asam amino
7 Aspergillus wenti

Kedelai

Tauco

Mengubah protein kompleks kedelai menjadi asam amino
8 Acetobacter xylinum

Air kelapa

Nata de coco

Mengubah gula menjadi selulosa
9 Streptococcus sp., Pediococcus sp., Lactobacillus plantarum

Sayuran

Asinan

Mengubah gula dalam sayuran menjadi asam asetat
10 Neurospora sp

Singkong

Oncom

Mengubah protein kompleks kedelai menjadi asam amino

 

Penerapan bioteknologi di bidang pertanian :

1. Hidroponik

Hidroponik adalah pengerjaan air atau bekerja dengan air. Media tanam yang digunakan genting,  kerikil (media porus), pasir (media pasir), air (media kultur air) dan lain-lain yang disiram dengan larutan berisi nutrient yang diperlukan tanaman. Keuntungan dari hidroponik :

  1. tanaman dapat dibudidayakan di segala tempat
  2. resiko tanaman rusak karena banjir, kurang air, erosi tidak ada
  3. tidak perlu lahan yang luas
  4. pertumbuhan tanaman lebih cepat
  5. hasilnya berkualitas dan berkuantitas tinggi
  6. hemat biaya perawatan

2. Aeroponik

Aeroponik adalah pemberdayaan udara. Sebenarnya aeroponik merupakan tipe hidroponik(memberdayakan air), karena air yang berisi larutan unsur hara disemburkan dalam bentuk kabut hingga mengenai akar tanaman. Akar tanaman yang ditanam menggantung dan akan nenyerap larutan hara tersebut. Sehingga aeroponik dapat dikatakan  tanaman dibiarkan menggantung dan dijaga kelembabanya.

 

2. Bioteknologi Modern

Bioteknologi modern adalah bioteknologi yang menggunakan peralatan yang canggih. Selain itu, bioteknologi modern sudah dilakukan dalam keadaan steril, produksi yang dihasilkan lebih berkualitas dan dihasilkan dalam jumlah yang besar. Penerapan bioteknologi modern tidak hanya melibatkan mikrobia sebagai pengubah bentuk maupun kandungan gizi pada makanan tetapi juga dapat dilakukan proses manipulasi terhadap susunan genetik mikrobia yang dimanfaatkan.

Bioteknologi modern meliputi rekayasa genetika dan teknologi reproduksi. Beberapa keuntungan bioteknologi modern yaitu :

  • Bidang Kedokteran: pembuatan vaksin, insulin, vitamin, enzim, antibiotika, antibodi monoklonal
  • Bidang Pertanian: Pemuliaan tanaman: untuk memperoleh varietas unggul dg cara teknologi rekombinan DNA in-vitro, seperti fusi protoplast.
  • Bidang Peternakan: Pemuliaan ternak

 

  1. III.       Dampak Bioteknologi

a. Dampak positif penerapan bioteknologi :

1. mengurangi kekurangan bahan makanan

2. membantu mengastasi maslah kesehata

3. menyediakan berbagai senyawa organic, seperti alcohol dll

4. menyediakan energi (biogas)

5. memperbaiki lingkungan

6. mengatasi kesulitan memperoleh keturunan (bayi tabung)

b. Dampak negatif penerapan bioteknologi :

1. Tidak semua masyarakat menerima bioteknologi

2. Ada kehawatiran ketrampilan merekayasa gen digunakan untuk kejahatan

 

bersambung…………………

 

Posted in Uncategorized | Leave a comment

foto outing class

..

DSCF2612

..

DSCF2625

..

DSCF2584

..

..

..

..

..

..

..

..

..

..

Posted in Uncategorized | Leave a comment

foto pelatihan di fakultas teknobiologi UBAYA

foto pelatihan di fakultas teknobiologi UBAYA

yang di selenggarakan oleh : PROGRAM STUDI BIOLOGI (BIOTEKNOLOGI) Fakultas Teknobiologi Universitas surabaya pada tanggal 26 januati dan 2 Februari 2013, tentang pembuatan minuman probiotik, kultur jaringan dan isolasi DNA

..

DSCF2566

..

DSCF2746

..

..

..

..

..

..

..

..

..

..

..

..

..

..

..

..

..

..

..

..

..

Posted in Uncategorized | Leave a comment

bio 7 MATERI 2 MIKROSKUP DAN KESELAMATAN KERJA (3 Sept s.d. 7 Sept 2012)

bio 7 MATERI 2 MIKROSKUP DAN KESELAMATAN KERJA (3 Sept s.d 7 Sept 2012)

                                              Robert Hooke


                                        Antonie van Leeuwenhoek

Mikroskup merupakan alat yang digunakan untuk mengamati  obyek mikroskopis karena mikroskup dapat memperbesar bayangan obyek yang diamati ratusan bahkan ribuan kali dari ukuran yang sesungguhnya

Gambar mikroskup cahaya

Keterangan

Keterangan :

  1. Dasar mikroskup/kaki mikroskup = untuk menjaga agar  mikroskup dapat berdiri dengan mantap
  2. Lengan mikroskup = bagian yang dipegang waktu mengangkat mikroskup tabung mikroskup
  3. Tabung mikroskup = untuk menghubungkan lensa okuler dengan lensa obyektif
  4. Makrometer (pemutar kasar) = berfungsi mengatur fokus bayangan benda (menaikkan dan menurunkan)
  5. Mikrometer(pemutar halus) = berfungsi mengatur fokus bayangan benda
  6. Lensa okuler = Lensa yang terletak dekat mata, dan berfungsi untuk mengamati benda/obyek.
  7. Revolver =  pemutar untuk memilih lensa obyektif yang akan digunakan
  8. Lensa obyektif = Lensa yang terletak dekat  benda/ obyek (preparat) dan berfungsi untuk memperbesar benda yang diamati
  9. Meja benda = berfungsi sebagai tempat untuk meletakkan obyek/preparat
  10. Cermin =  berfungsi memantulkan cahaya yang  diarahkan ke obyek

ket : Bagian-bagian mikroskup lainnya adalah :

Penjepit : berfungsi untuk menjaga agar kedudukan spesimen (obyek pengamatan)  mantap di posisinya.

Diafragma : berfungsi  untuk mengatur banyaknya cahaya yang masuk  ke dalam mikroskup

Cermin : memiliki dua permukaan yaitu cermin datar dan cekung. apakah fungsinya? Cermin datar fungsinya digunakan pada waktu cahaya/sinar  terang  . Sedangkan cermin cekung fungsinya digunakanan pada waktu cahaya/sinar lemah.  Cermin dantar dan cekung juga disebut reflektor.

Mikroskup terdiri dari dua bagian yaitu bagian optik dan bagian mekanik.

Bagian optik terdiri dari lensa okuler, lensa obyektif, cermin dan diafragma.

Bagian mekanik terdiri dari bagian non optik yaitu bagian-bagian lain mikroskup meliputi kakiu mikroskup, lengan meja benda dan lain-lain.

Mikroskup monokuler dan mikroskup binokuler.

Mikroskup monokuler adalah mikroskup yang memiliki satu lensa okuler.

Mikroskup bnokuker adalah mikroskup yang memiliki  dua lensa okuler

Mengenal tokoh biologi

 Antonie van Leeuwenhoek dan Robert Hooke

Antonie van Leeuwenhoek adalah warga Negara Belanda. Leeuwenhoek dikebal sebagai Bapak mikrobiologi. Pada akhir pertengahan abad ke 17 , Leeuwenhoek  dengan tekun dan cemat  berhasil membuat mikroskup yang lebih sederhana dan lebih baik. Leeuwenhoek adalah ilmuwan yang pertama kali melihat bakteri. Dengan mikroskup yang dibuat sendiri, ia dapat melihat benda-benda aneh yang sangat kecil ukurannya (sekarang dikenal sebagai protozoa) dari setitik air yang diambil dari tempat rendaman jerami. Pada tahun 1673 ia mulai mengirimkan surat yang memerinci kegiatannya kepada  Royal  Society , perkumpulan ilmiah  Inggris  yang lalu menerbitkannyaPada tahun 1665, Robert Hooke, ilmuwan Inggris  mengamati sayatan gabus dari batang Quercus suber menggunakan mikroskop. Ia menemukan adanya ruang-ruang kosong yang dibatasi dinding tebal dalam pengamatannya. Robert Hooke menyebut ruang ruang kosong tersebut dengan istilah cellulae artinya sel. Sel yang ditemukan Robert Hooke merupakan sel-sel gabus yang telah mati.  Sejak penemuan itu, beberapa ilmuwan berlomba untuk mengetahui lebih banyak tentang sel dengan tekun leakukan penelitian..

KESELAMATAN KERJA

Tempat untuk melakukan percobaan sains atau ilmu pengetahuan alam  disebut laboratorium.

Laboratorium merupakan suatu ruangan yang dirancang khusus agar kalian dapat melakukan suatu percobaan dengan aman. Agar kegiatan di dalam laboratorium dapat berjalan dengan lancar dan aman, perlu memperhatikan simbol-simbol keselamatan kerja, peraturan bekerja di laboratorium dan cara bekerjanya.

a. Berbagai peralatan dan perlengkapan  dalam laboratorium biologi.

  1. Beaker glass : berfungsi untuk menampung bahan kimia cair
  2. Gelas ukur : berfungsi untuk mengukur volume zat cair
  3. Tabung reaksi : berfungsi untuk menampung/mencampur  bahan kimia cair
  4. Erlenmeyer : berfungsi untuk menampung/mencampur bahan kimia cair
  5. Mortar : berfungsi sebagai tempat untuk menumbuk
  6. Pipet : berfungsi untuk mengambiuk bahan kimia yang berupa cairan
  7. Penjepit kayu : berfungsi untuk menjepit tabung reaksi pada sat dipanaskan.
  8. Pinset : berfungsi untuk mengambil bahan kimia padatan atau menjepit sesuatu.
  9. Corong : berfungsi untuk membantu menuang cairanatau untuk membantu menyaring.
  10. Loupe/kaca pembesar : berfungsi untuk memperbesar bayangan suatu obyek biologi.
  11. Gunting : berfungsi untuk membedah atau menggunting
  12. Cawan petri : berfungsi sebagai tempat menyimpan media untuk membiakkan bakteri
  13. Kaki tiga : berfungsi sebagai penyangga pada saat memanaskan cairan dengan pembakar spirtus atau dengan Bunsen
  14. Kasa kawat : berfungsi sebagai alas pada saat memanaskan  cairan dengan pembakar spirtus atau Bunsen
  15. Stop watch : berfungsi untuk menghitung waktu
  16. Termometer : berfungsi untuk mengukur suhu.

bersambung

Simbol-simbol keselamatan kerja .

Di dalam laboratorium terdapat bahan-bahan kimia yang bersifat berbahaya. Agar dapat dikenali, maka diberi simbol. Simbol yang diberikan menunjukkan sifat  dari bahan kimia yang terdapat di dalamnya.

Perhatikan gambar-gambar simbol beberapa bahan kimia di bawah ini.

Sifat bahan : MUDAH TERBAKAR/mudah menyala : contohnya minyak tanah, kerosin, alkohol, bensin

sifat bahan : KOROSIF.contohnya : asam sulfat, asam nitrat, sodium hidroksida

sifat bahan : BERACUN/toksik.Contohnya :  Mercuri, Sianida, gas klorin

sifat bahan : IRITASI. Contohnya : kloroform, alkohol, Hidrogen Peroksida

sifat bahan : EKSPLOSIF/MUDAH MELEDAK. Contohnya : campuran Hidrogen dan Oksigen

sifat bahan : RADIAKTIF. contohnya : Karbon radioaktif, uranium, plutonium

……

……

Posted in Uncategorized | Leave a comment

bio kelas 8 MATERI 2 SISTEM GERAK (3 Sept s.d. 7 Sept.2012)

bio kelas 8 MATERI 2 SISTEM GERAK (3 Sept  s.d. 7 Sept 2012)

Bagian 2.a.

S I S T E M    G E R A K

 

 

A. FUNGSI RANGKA TUBUH

  • Sebagai alat gerak pasif
  • Menegakkan tubuh
  • Memberi bentuk tubuh
  • Melindungi organ-organ rubuh
  • Melekatnya otot
  • Pembentukan sel darah merah

 

 

B. TULANG

 

a.Tulang rawan dan tulang keras

 

). Menurut bahan pembentuknya, tulang dapat dibedakan menjadi tulang rawan (kartilago) dan tulang keras (= tulang/osteon)

1.Tulang rawan (kartilago)

Tulang rawan bersifat lentur, tersusun atas sel-sel tulang rawan (kondrosit) yang mensekresikan matriks (kondrin) berupa hialin atau kolagen.  Tulang rawan pada anak-anak  berasal dari mesenkim dengan kandungan kondrosit lebih banyak dari kondrin. Sebaliknya, pada orang dewasa kondrin lebih banyak dan  tulang rawan ini berasal dari selaput tulang rawan (perikondrium) yang banyak mengandung kondroblas (pembentuk kondrosit).Tulang rawan pada orang  dewasa antara lain terdapat pada cincin batang tenggorokan dan daun telinga.

Tulang rawan terdiri dari 3 jenis yaitu ;

  • Tulang rawan hialin :   bersifat halus, transparan, memiliki matriks homogen. Contohnya pada permukaan persendian dan dinding trakea
  • Tulang rawan elastis : bersifat lentur, matriksnya berserabut bercabang-cabang. Contohnya  pada ujung tulang hidung dan daun telinga
  • Tulang rawan fibrosa : bersifat kurang lentur, matriks berserabut kolagen. Contohnya  di antara ruas-ruas tulang belakang dan tulang rawan pada lutut (tendon dan ligamen)

2..Tulang keras (osteon)

Pembentukan tulang keras berawal dari kartilago (berasal dari mesenkim). Kartilago memiliki rongga yang akan terisi oleh osteoblas (sel-sel pembentuk tulang). Osteoblas membentuk osteosit (sel-sel tulang). Setiap satuan sel-sel tulang akan melingkari pembuluh darah dan serabut saraf membentuk sistem Havers. Matriks akan mengeluarkan zat kapur dan fosfor yang menyebabkan tulang menjadi keras.Proses pengerasan tulang disebut penulangan atau osifikasi.

Tulang keras atau osteon, berdasarkan matriksnya dibedakan menjadi ;

1.Tulang kompak yaitu  tulang keras yang memiliki matriks tulang yang rapat dan padat. Terdapat pada tulang pipa

2. Tulang spons yaitu tulang  yang matriks tulangnya tidak padat dan berongga-rongga.Terdapat pada tulang pipih dan tulang pendek.

Tulang Keras atau Osteon berdasarkan bentuknya, terbagi menjadi :

1.Tulang panjang (tulang pipa) : berbentuk panjang seperti pipa, contoh tulang paha, tulang betis
2.Tulang pipih : berbentuk pipih dan lebar, contoh tulang belikat, tulang dada
3.Tulang pendek : berbentuk silinder kecil (bulat pendek) , contoh ruas-ruas tulang belakang

b.Perkembangan tulang.

Tulang pipa terdiri atas 3 bagian yaitu dua   bagian epifise (bagian ujung) dan diantaranya adalah  diafise (bagian tengah )yang memanjang. Diantara epifisi dan diafisis terdapat cakra epifise . Bagian ini terdiri atas tulang rawan yang banyak mengandung osteoblas, yang secara berangsur -angsur mengalami perubahan menjadi osteosit (sel tulang).

Proses perkembangan tulang pipa

  • Daerah cakra epifise dapat tumbuh dan bertambah panjang  selama seseorang masih dalam pertumbuhan. Pada saat terjadi pertumbuhan dan perubahan pada volume atau massa tulang, sel-sel osteoklas sangat berperan untuk merombak membentuk rongga-rongga. Pada saat  pertumbuhan itu , rongga di dalam tulang pipa juga bertambah besar  dan tulang bertambah panjang. Sehingga secara bertahap tulang mengalami  osifikasi dan proses osifikasi terhenti pada usia tertentu.

C. Hubungan antar tulang

Hubungan antar tulang disebut artikulasi

Artikulasi terbagi atas 3 bentuk yaitu :

1. Sinartrosis yaitu hubungan  antar tulang yang tidak dapat dierakkan sama sekali.. Kedua ujung tulang dihubungkan dengan serabut jaringan ikat. Contohnya pada hubungan antar tulang tengkorak yang disebut sutura.

2. Amfiartrosis  : hubungan antara tulang yang masih memungkinkan terjadinya gerak yang  sangat terbatas. Kedua ujung tulang dihubungkan dengan jaringan tulang rawan Contohnya  hubungan antar tulang gelang panggul  dan hubungan tulang rusuk dengan tulang dada.

3. Diartrosis yaitu hubungan yang memungkinkan adanya gerakan yang cukup besar.

Macam-macam diartrosis (persendian)

a. Sendi peluru  : merupakan bentuk  hubungan  dua tulang  yang memungkinkan  tetrjadinya  gerakan ke segala arah (gerak bebas).
Contoh :gelang pinggul(hubungan antara tulang paha dengan tulang pinggul) dan gelang bahu (hubungan antara tulang lengan atas dengan tulang belikat)

b.Sendi engsel  : hubungan antara dua tulang yang  hanya memungkinkan  gerakan ke satu arah.
Contoh : siku, lutut., dan hubungan tulang ruas jari

c.Sendi putar : hubungan dua tulang yang memungkinkan tulang yang satu bergerak  mengitari ujung tulang lain.
Contoh : antara tulang tengkorak dengan tulang atlas

d.Sendi pelana : hubungan dua tulang yang kedua ujung tulang membentuk seperti pelana kuda.Gerakannya adalah ke depan dan ke belakang atau ke kiri dan ke kanan.
Contoh : sendi pada tulang ibu jari dengan telapak tangan.

e.Sendi geser : hubungan dua tulang yang memungkinkan  terjadinya sedikit gerakan.
Contoh : sendi pada  pergelangan tangan dan kaki

Perhatikan gambar persendian berikut ini

sendi engsel

sendi pelana

sendi peluru

.

D. S u s u n a n   R a n g k a   T u b u h

..

gambar rangka tubuh

..

 

 

Rangka tubuh manusia dapat dibedakan  menjadi tiga bagian utama, yaitu  tulang tengkorak,  tulang badan,  dan tulang anggota gerak

 

Posted in Uncategorized | Leave a comment